Tujuandari penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Mengidentifikasi penggunaan lahan di DAS Bialo 2. Menganalisis kesesuaian antara penggunaan lahan dengan pola ruang wilayah di DAS Bialo 3. Menentukan arahan penggunaan lahan apabila terjadi ketidaksesuaian antara penggunaan lahan dengan rencana pola ruang wilayah di DAS Bialo A Penataan Ruang Kebijakan penataan ruang di Indonesia diatur dalam Undang-undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang penataan ruang. Tata ruang dilakukan secara terpadu, menyeluruh, berdayaguna dan berhasilguna, serasi, selaras, seimbang dan berkelanjutan. Sedangkan dalam era reformasi saat ini, transparansi, akuntabilitas dan demokrasi juga merupakan dasar utama dalam tata ruang. dalampenelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kondisi pemanfaatan lahan daerah tepi sungai jeneberang di kelurahan pangkabinanga dengan menggunakan metode analisis Deskriptif kuantitatif dengan melihat kondisi yang mempengaruhi penggunaan lahan sempadan sungai menjadi kawasan terbangun yang bukan menjadi kawasan sempadan sungai pada umumnya. negarayang bersangkutan. Bagi NKRI, kondisi obyektif yang dimaksud adalah kondisi fisik dan non fisik yang dimiliki oleh bangsa. Non fisik berupa semangat perjuangan, cita-cita perjuangan nasional 17 Agustus 1945, Pancasila dan UUD 1945 serta latar belakang sejarah. Landasan fisik dan non fisik tersebut menyangkut Contohwilayah homogen adalah pantai utara Jawa Barat, merupakan wilayah yang homogen dari segi produksi padi. Implikasi pada wilayah homogen adalah apabila ada suatu perubahan yang terjadi pada bagian wilayah akan mempengaruhi seluruh bagian wilayah tersebut dengan proses yang sama. Apa yang berlaku di suatu bagian akan berlaku pula pada Tujuanpenelitian adalah menyusun pengembangan lahan untuk kegiatan pertanian dengan kesesuaian lahannya berdasarkan analisis kondisi dan potensi bio-geo-fisik lingkungan. Lokasi penelitian adalah di Distrik Aroba Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat. Metode yang digunakan adalah survey, Overlay dan maching. UVcYf. 60% found this document useful 5 votes1K views45 pagesOriginal TitleKartu Soal Usbn 20193Copyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOC, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?60% found this document useful 5 votes1K views45 pagesKartu Soal Usbn 2019Original TitleKartu Soal Usbn 20193Jump to Page You are on page 1of 45 You're Reading a Free Preview Pages 8 to 11 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 15 to 19 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 23 to 38 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Page 42 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. Uploaded byYukatari Fiorenza 0% found this document useful 0 votes801 views13 pagesCopyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?Is this content inappropriate?Report this Document0% found this document useful 0 votes801 views13 pagesSOAL PAS GEO Kls XII IPSUploaded byYukatari Fiorenza Full descriptionJump to Page You are on page 1of 13Search inside document You're Reading a Free Preview Pages 6 to 12 are not shown in this preview. Buy the Full Version Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. Penggunaan Wilayah Sesuai Kondisi Fisik Tersebut Adalah Sebagai Daerah. Wilayah merupakan suatu tempat di permukaan bumi yang memiliki karakteristik tertentu yang membedakannya dari wilayah-wilayah lain di sekitarnya. Faktor lingkungan fisik menyangkut kondisi lahan, material penyusun lahan, kedalaman muka preatik, dan sistem geohidrologi setempat. Wilayah dengan kondisi fisik dataran rendah, curah hujan tinggi serta merupakan daerah aliran sungai cocok untuk penggunaan wilayah pertanian. Kondisi fisik wilayah 1 dataran rendah; 2 curah hujan tinggi; 3 merupakan daerah aliran Wilayah pertanian sesuai dengan kondisi fisik tersebut karena dekat dengan sumber air aliran sungai sebagai irigasi serta memiliki curah hujan yang tinggi. Kondisi fisik dapat mempengaruhi aktivitas manusia. Kondisi fisik yang dapat mempengaruhi aktivitas manusia diantara nya adalah . Kondisi Iklim suhu, curah hujan, angin dan lainnya. Contohnya adalah penduduk yang bertempat tinggal di dataran rendah sebagian besar beraktivitas di sektor agraris atau industri sedangkan penduduk yang bertempat tinggal di dataran tinggi sebagian besar berkativitas di sektor perkebunan. Pelajari lebih lanjut tentang materi pengaruh kondisi fisik terhadap pola permukiman, pada Kondisi fisik wilayah dataran rendah cur... Wilayah merupakan sutu tempat di permukaan bumi yang memiliki karakteristis yang khas yang dapat membedakan dengan wilayah lainnya. Faktor fisik yang mengkategorikan suatu wilayah merupakan daerah pertanian meliputi kondiisi fisik merupakan dataran rendah, curah hujan tinggi, dan terdapat daerah aliran sungai. Faktor fisik suatu wilayah meliputi kondisi lahan, material penyusun lahan, kedalaman muka preatik, dan sistem geohidrologi wilayah setetmpat. Berdasarkan pembahasan di atas, jawaban yang tepat untuk soal ini adalah A. Kondisi fisik wilayah rendah; hujan tinggi; daerah aliran sungai. Curah hujan tinggi. Merupakan daerah aliran sungai. Penggunaan wilayah sesuai kondisi fisik tersebut adalah .... cocok untuk dijadikan sebagai wilayah pertanian karena memiliki curah hujan yang tinggi dan dekat dengan sumber air aliran sungai sehingga bisa digunakan untuk irigasi. Kondisi fisik suatu daerah atau wilayah bisa mempengaruhi kegiatan manusia. Kondisi fisik tersebut dapat mempengaruhi aktivitas manusia diantara nya antara lain . Relief bentuk muka bumi. Kondisi Iklim suhu, curah hujan, angin dan lainnya. Contohnya yaitu penduduk yang bertempat tinggal di dataran rendah sebagian besar berkegiatan di sektor agraris atau industri sedangkan penduduk yang bertempat tinggal di dataran tinggi sebagian besar memiliki aktivitas di sektor perkebunan. Kondisi Fisik dan Spasial Secara Geografis Wilayah Sungai Citarum terletak pada 106° 51’36” - 107° 51’ BT dan 7° 19’ - 6° 24’LS, dengan luas area ± Km². DAS Citarum bagian hilir lebih didominasi oleh dataran, perbukitan bergelombang lemah dan terjal dengan variasi elevasi antara 200 - m dpl. Dikawasan ini pula kita dapat melihat Stasiun Satelit Bumi yang dikelola oleh PT. Dibangun Pada Tahun 1957 Type Waduk Urugan batu dengan inti tanah miring Tinggi 105 meter Panjang meter Elevasi Puncak +114,5 meter Volume Urugan 9,1 Juta m3 Volume Tampungan 2,44 Milyar m3 Luas Genangan ha Luas Daerah Tangkapan km2 Manfaat Irigasi pertanian untuk sawah seluas ha, penyedia air baku untuk DKI Jakarta, Pembangkit listrik 187,5 MW, Perikanan darat, Pengembangan pariwisata dan olah raga air. - Volume Waduk Air Efektif 609 juta m3 Anak Sungai Ciminyak, Cibitung, Cipatik, Cilanang, Cihaur, Cijambu, dan Cijenuk Luas Daerah Tangkapan Air km2 Curah Hujan Tahunan Rata-Rata mm Curah Hujan Desain mm/thn Debit Tahunan Rata-Rata 80,85 m3/det Debit Desain Pengelak m3/det. Cepatnya laju sedimentasi ini akibat dari penggundulan hutan di Daerah Aliran Sungai DAS Citarum. PLTA tersebut merupakan pembangkit yang dioperasikan oleh anak perusahaan PT Perusahaan Listrik Negara PLN persero yaitu PT Pembangkitan Jawa Bali PJB yang disalurkan melalui saluran transmisi tenaga listrik 500 kilo volt KV ke sistem Jawa Bali. Pembagian Wilayah Berdasarkan Kondisi Fisiknya Alasannya sederhana, banyak hal yang dapat kita temukan dengan mengenal Indonesia dan kondisi geografisnya secara lebih dalam. Menurut Peraturan Pemerintah No 47 Tahun 1997 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional, wilayah diartikan sebagai ruang yang merupakan kesatuan geografis beserta segenap unsur terkait padanya yang batas dan sistemnya ditentukan berdasarkan aspek administratif dan aspek fungsional. Dalam perjalannya, wilayah di Indonesia dibagi menjadi beberapa bagian berdasarkan baik status maupun kondisi fisiknya. Berdasarkan kriteria fisik, wilayah formal dapat didasarkan pada kesamaan topografi, vegetasi, iklim dan jenis batuan. Sebagai contoh, wilayah fungsional kota Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi yang biasanya disebut Jabodetabek. Karena hanya digolongkan berdasarkan satu ketampakan saja, maka wilayah ini memiliki karakteristik fenimena geosfer yang homogen. Definisi Pembangunan Fisik Dan Pembangunan Non Fisik Di Dalam Kehidupan Masyarak Yang menjadi bagian dari pembangunan non fisik atau sosial yaitu . Pembangunan non fisik berkaitan dengan penggunaan sumber daya manusia itu sendiri. Oleh karena itu peran manusia dalam pembangunan nonfisik perlu diperhatikan. Kondisi non fisik terdiri dari atas aspek-aspek sosial budaya politik, dan religi. Dimana gotong royong yang dilakukan sebuah desa tidak hanya terbatas pada kerja sama dibidang pertanian saja, tetapi juga mencakup bidang pembangunan rumah dan lain sebagainya. Penggunaan lahan merupakan salah satu parameter untuk membedakan beberapa wilayah formal. Penggunaan lahan seperti aktivitas industri dan perkebunan tidak cepat berubah. Berdasarkan parameter tersebut, wilayah formal bersifat... No. 5,6, 9 JawabanPenggunaan lahan merupakan salah satu parameter untuk membedakan beberapa wilayah formal. Penggunaan lahan seperti aktivitas industri dan perkebunan tidak cepat berubah. Berdasarkan parameter tersebut, wilayah formal bersifat Statis. Wilayah formal bersifat statis karena penggunaan lahan di wilayah formal cenderung lambat adalah sebagian dari permukaan bumi, yang memiliki karakteristik tertentu yang membedakan dengan wilayah lain di sekitarnya. Wilayah terbagi menjadi dua jenis, yaitu wilayah formal dan wilayah fungsional. Wilayah formal memiliki sifat yang statis sulit berubah dan homogen. Sedangkan wilayah fungsional memiliki sifat yang dinamis mudah berubah dan lebih lanjut tentang materi wilayah dan perwilayahan, pada LATIHAN SOAL PENILAIAN AKHIR TAHUN PATKELAS XII IPS1. Kondisi fisik wilayah2. dataran rendah;3. curah hujan tinggi;4. merupakan daerah aliran wilayah sesuai kondisi fisik tersebut adalah sebagai daerah .....2. Fungsi kota menurut Christaller dalam konsep Central Place Theory adalah pusat ....3. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut 1 Membuka arus informasi dan komunikasi;2 Munculnya paham radikalisme dan sektarian;3 Memicu kecemburuan sosial antar kelompok;4 Menyebabkan akulturasi dan asimilasi budaya; dan5 Memotivasi masyarakat untuk memiliki pengetahuan dan berkembangnya wilayah pusat pertumbuhan terhadap perubahan sosial budayamasyarakat ditunjukan angka ....4. pernyataan 1 wilayahnya heterogen 2 kegiatan diatur oleh pusat 3 adanya jalur-jalur penghubung 4 wilayahnya homogeny5 adanya otonomi daerah Yang merupakan karakteristik wilayah Fungsional sesuai dengan angka....5. Pernyataan1 wilayah Ethiopian;2 wilayah kabupaten;3 wilayah iklim dingin;4 wilayah terdampak virus;5 wilayah termasuk wilayah formal terdapat pada angka ….

penggunaan wilayah sesuai kondisi fisik tersebut adalah sebagai daerah