Hinggasaat ini, penyebab pasti dari perubahan tekstur rambut Anda masih belum diketahui dengan jelas. Namun, terdapat beberapa faktor yang mungkin mempengaruhi perubahan tekstur rambut, yaitu : genetik - orangtua memiliki tekstur rambut bergelombang/keriting; hormonal - dialami saat remaja berada pada masa pubertas DR Delonix R. 09 November 2021 06:53. Sifat keriting ditentukan oleh gen K dan bersifat dominan terhadap sifat rambut lurus yang ditentukan oleh gen k. Berapa persenkah munculnya individu berambut keriting bila terjadi perkawinan antara Kk >< kk. a. 25% b. 50% c. 75% d. 100%. Rambutkeriting dominan terhadap lurus. Jika hasil persilangan dihasilkan perbandingan rambut keriting dan lurus 1 : 1, maka genotipe parentalnya adalah . A. Hh hh B. Hh Hh C. HH Hh D. Hh hh 3. Dari hasil perkawinan dari kedua orang tua yang normal, dihasilkan 2 anak perempuan normal, 1 anak laki-laki normal, dan 1 anak laki-laki butawarna. CcfYpH. - Rambut manusia memiliki warna, tekstur, hingga bentuk yang berbeda-beda. Keberadaannya berfungsi untuk melindungi kulit kepala dari sinar Matahari, serta membuat kepala tetap hangat ketika cuaca dingin. Selain itu, rambut juga berfungsi sebagai daya tarik dalam interaksi sosial di tengah masyarakat. Seperti diketahui, ada orang yang memiliki rambut lurus maupun rambut kenapa manusia memiliki rambut lurus dan keriting? Untuk menjawab hal itu, misteri tubuh manusia kali ini membahas lebih dalam mengenai penyebabnya menurut sains. Baca juga Kenapa Manusia Punya Lidah? Ini Fungsinya Rambut lurus dan keriting yang dimiliki seseorang dapat dipengaruhi oleh faktor genetika atau keturunan. Sederhananya, jika orangtua dengan rambut ikal atau keriting kemungkinan besar anaknya akan memiliki rambut yang apabila orangtua berambut lurus maka anaknya juga kemungkinan memiliki rambut yang lurus. Dilansir dari Medical News Today, Jumat 21/7/2017 folikel rambut, yang merupakan tempat tumbuhnya rambut memiliki struktur kompleks. Bagian ini kerap kali disebut dengan akar rambut. Folikel rambut lurus tentu saja menghasilkan serat rambut yang juga lurus. Sedangkan, rambut keriting tumbuh dari folikel yang melengkung Para peneliti di Center for Skin Sciences di University of Bradford dan Unilever RD di Bedfordshire, Inggris menjelaskan bahwa rambut keriting memiliki berbagai macam bentuk serat rambut mulai dari lilitan, kerutan, hingga gelombang dan kerutan. Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal Experimental Dermatology pada tahun 2017, tim mengungkapkan bentuk setiap folikel rambut diduga ditentukan selama perkembangan embrio. Akan tetapi, mereka tidak tahu persis bagaimana hal ini bisa terjadi. Menurut peneliti, folikel rambut melengkung berbentuk S yang berarti memiliki dua tikungan. Secara alami folikel rambut mengalami perubahan struktural setiap beberapa tahun. Baca juga Kenapa Manusia Memiliki Betis di Kaki? Ini Fungsinya - Tahukah Kawan Puan bahwa ada empat tipe bentuk dan pola rambut. Yaitu tipe 1 lurus, tipe 2 bergelombang, tipe 3 keriting, dan tipe 4 coily keriting kecil.Sementara itu, tiap tipe punya subklasifikasi yang didasarkan pada lebar atau diameter polanya. Subklasifikasi A memiliki ukuran pola yang lebih lebar, tipe B sedang, dan Tipe C adalah yang terkecil dari ketiganya. Mengetahui jenis rambut memang penting agar kita tahu cara merawatnya yang benar. Tapi tahukah kamu bahwa ternyata banyak orang memiliki lebih dari satu jenis rambut sekaligus. Jenis keriting ditentukan oleh bentuk folikel tempat rambut tumbuh dari kulit kepala. Semakin rata atau lebih oval folikelnya, semakin keriting rambutmu. Semakin melingkar penampangnya, semakin lurus juga rambutnya. Pola ikal rambut seseorang juga dikenali dari bentuk yang dibuat oleh helaian rambut tersebut, apakah itu tertekuk, melengkung, atau meliuk-liuk menjadi spiral. Baca Juga Simak, Ini Kesalahan Merawat Rambut Keriting yang Perlu Dihindari Bahkan diketahui bahwa kebanyakan orang dengan rambut bertekstur memiliki lebih dari satu jenis pola rambut. Jadi sangat mungkin seseorang memiliki rambut bergelombang di satu sisi kepala dan rambut keriting di sisi kepala lainnya. Dan cara paling mudah mengidentifikasi bentuk dan pola keriting adalah saat rambut sedang basah. Mengidentifiksi rambut lurus memang lebih mudah dibandingkan rambut bertekstur seperti gelombang, keriting ataupun coily. Namun, melansir dari Allure, ada cara mudah mengetahui tipe rambut bergelombang hingga coily. Tipe 2 Bergelombang Rambut bergelombang tipe 2 umumnya dapat ditekuk, bisa halus hingga kasar, dan memiliki pola S definitif yang terletak lebih dekat ke kepala. 1. Tipe 2A Untuk pemilik tipe rambut 2A memiliki tekstur yang halus dan hampir tidak kusut sehingga sangat mudah untuk diluruskan. Orang dengan tekstur ini harus berhati-hati dalam menggunakan produk penataan rambut berat yang dapat dengan mudah membebani helai rambut, membuatnya lemas dan tidak bernyawa. Rambut gelombang 2A biasanya tidak memiliki volume pada akarnya. Baca Juga Cari Tahu 6 Pilihan Jenis Sisir yang Tepat untuk Rambut Keriting 2. Tipe 2BRambut tipe 2B memiliki rambut yang lebih rata di ubun-ubun dengan gelombang berbentuk S yang jelas mulai dari tengah hingga ujung. Helainya lebih tebal dari diameter tipe 2A. 3. Tipe 2C Rambut gelombang tipe 2C lebih tebal dan lebih rentan terhadap keriting. Lekukan rambut S terdefinisi dengan baik dimulai dari akar. Di sela-sela keramas, gunakan sampo yang tidak berbusa dan bebas sulfat agar tidak menghilangkan kelembapan esensial dari helai 3 Keriting Rambut keriting tipe 3 biasanya memiliki ciri keriting yang longgar, berbentuk seperti loop, dan memiliki sedikit kilau. 1. Tipe 3A Untaian rambut tipe 3A cenderung mengkilat dengan ikal besar dan longgar. Pemilik rambut keriting tipe 3A disarankan untuk menyisir rambut keritingnya, baik dengan tangan maupun sisir agar tidak merusak pola keriting yang alami. Baca Juga Rambut Keriting Sulit Diatur? Berikut Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Perawatan 2. Tipe 3B Tipe rambut 3B memiliki ikal yang lebih padat dibandingkan tipe 3A. Perlu dipahami bahwa tekstur rambut tipe ini mudah kering, sehingga penting untuk menjaga kelembapannya secara rutin dengan menggunakan produk-produk khusus rambut keriting. 3. Tipe 3C Rambut keriting tipe 3C memiliki lingkar yang lebih kecil. Untaiannya yang tersusun rapat akan memberikan volume alami pada rambut. Tipe 4 Coily Rambut coily atau keriting kecil, secara alami sangat kering dan bertekstur kenyal. Terkadang, ada teksturnya yang lembut dan halus, tapi ada juga yang kasar. Helainnya membentuk sangat ketat, ikal kecil zig-zag langsung dari kulit kepala dan rentan menyusut. 1. Tipe 4A Orang dengan tipe rambut 4A memiliki gulungan padat berpola S yang hampir sama dengan jarum rajut. Penataan rambut harus dilakukan lebih sering untuk menjaga tekstur melingkar ini muncul dengan lembut dan lentur. Agar menjaga kilau dan keritingnya tetap mengembang, krim pengeriting dengan pelembab tanpa bilas adalah suatu keharusan untuk menambahkan lebih banyak kelembapan pada penataan rambut sehari-hari. Baca Juga 5 Tips Atasi Rambut Keriting Agar Tidak Kaku dan Mudah Diatur 2. Tipe 4B Untaian rambut tipe 4B tersusun rapat dan dapat dibentuk dengan berbagai cara. Namun, seperti rambut tipe 4 lainnya, rambut tipe 4B juga sangat mudah kering sehingga penting untuk menghidrasinya dengan produk pelembap sebelum menata rambut. 3. Tipe 4C Tekstur rambut tipe 4C mirip dengan tekstur rambut tipe 4B. Hanya saja untaian yang melingkar rapat lebih rapuh dan memiliki pola zig-zag yang sangat rapat yang terkadang tidak terlihat oleh mata. Jenis rambut ini sangat mudah menyusut dibandingkan tekstur lainnya. Karena penyusutan dan kekeringan merupakan masalah utama bagi orang-orang dengn rambut tipe ini, gunakan pelembab tanpa bilas dalam jumlah banyak untuk memaksimalkan panjang helai rambut tersebut. * Jakarta - Rambut adalah mahkota yang dimiliki manusia, ada berbagai macam jenis rambut dari lurus hingga keriting. Namun, pernahkan detikers bertanya-tanya apa yang menyebabkan rambut keriting?Pertanyaan itu coba untuk dijawab oleh penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Experimental Biology tahun 2018 seperti dikutip via laman Live Science, Jumat 3/2/2023.Meski kini manusia dengan mudah bisa merubah gaya rambut, tetapi berjalan dengan waktu rambut akan kembali ke bentuk aslinya. Untuk itu peneliti menjelaskan ada 2 hipotesis yang mendasari mengapa rambut bisa keriting. Begini Hipotesis Penyebab Rambut KeritingBerdasarkan dari Journal of Experimental Biology, hipotesis pertama mengapa rambut keriting karena banyak sel rambut di sisi cembung folikel rambut di tepi luar dan lebih sedikit sisi cekung tepi dalam.Karena jumlah sel di bagian dalam lebih sedikit, folikel yang merupakan tempat tumbuhnya rambut akan tertarik ke dalam sehingga rambut menjadi kedua menyebutkan, bahwa adanya perbedaan antara panjang sel di sisi cembung dan cekung dari helai rambut. Mirip dengan teori pertama, perbedaan ukuran antara sel di luar dan di dalam akan menciptakan bagaimana kebenarannya?Penelitian Asal Usul Rambut KeritingSebuah fakta menyebutkan rambut keriting dianggap lebih baik dalam menjaga 'mamalia' menjadi lebih hangat daripada rambut lurus. Mengapa mamalia? Karena rambut tak hanya dimiliki manusia namun juga hewan mamalia keriting juga mampu menciptakan garis pertahanan akhir kala melawan paparan panas Harland adalah peneliti yang memberikan 2 hipotesis sebelumnya. Ia seorang ilmuwan senior di AgResearch, salah satu lembaga penelitian pemerintah perusahaan terbesar di Selandia Duane Harland menjelaskan rambut lurus cenderung "menciptakan ruang di dekat kulit". Namun rambut keriting yang lebih halus dapat mengisi ruangan dan menjebak udara sehingga lebih studi Duane Harland sulit disamakan dengan manusia karena ia membahas ikal pada domba merino. Menurutnya tidak ada yang tahu secara spesifik tentang rambut itu, ia mengungkap asal usul rambut keriting dengan meneliti ciri-ciri folikel manusia dari domba merino. Alasannya karena rambut manusia berevolusi dari asal genetik yang menguji dua hipotesis tersebut, Duane Harland menggunakan teknik mikroskop canggih untuk memperbesar serat wol domba. Kemudian, mereka mengukur perbedaan antara jumlah dan ukuran sel di bagian dalam dan luar folikel bulu PenelitianAwalnya, ia menemukan bukti yang menghilangkan gagasan bila jumlah sel menciptakan rambut keriting. Dengan demikian, bukti itu bertentangan dengan yang diciptakan Duane Harland pada dasarnya disimpulkan dalam beberapa kasus. Ia menemukan sel bagian luar lebih panjang sehingga mendukung hipotesisnya karena kelengkungan keriting didukung oleh perbedaan panjang tipe sel bukti yang ditemukan bertentangan dengan hipotesis, Duane Harland menyebutkan penelitiannya belum sepenuhnya memahami rambut keriting pada studinya hanya mengamati penampang rambut manusia dari serat bulu domba menggunakan mikroskop. Ketika diteliti penampakan rambut yang melengkung dan memiliki gaya puntiran menyebabkan hasil yang bila memang bulu domba mirip dengan helai rambut manusia, hipotesis yang menyatakan rambut keriting karena sel rambut adalah hipotesis yang salah. Karena menurutnya akan ada penyebab rambut keriting yang berbeda ditemukan dengan hewan yang demikian, Duane Harland tak ingin sombong untuk menyatakan bila bulu domba mirip dengan rambut manusia. Ia mengharapkan ada penemuan lebih lanjut dan penelitian yang lebih baik untuk membetulkan kesalahan yang ia dapatkan. Simak Video "Golkar Maknai Jokowi soal Pemimpin Berambut Putih Ditujukan ke Airlangga" [GambasVideo 20detik] pal/pal Bertahun- tahun selalu punya rambut lurus, tapi tiba-tiba berubah jadi ikal atau keriting sebagian? Banyak wanita yang menemui perubahan ini tanpa mengetahui penyebab rambut keriting sebagian. Memang sih ada yang malah jatuh cinta dengan tampilan rambut baru, tapi masalah muncul jika keriting muncul secara tidak merata dan membuat jadi kurang pede. Supaya ga salah kaprah dan tau cara mengatasinya, yuk pahami dulu penyebab rambut keriting sebagian berikut! Ciri-Ciri Rambut Keriting Sebagian Rambut keriting tentunya bukan hal yang buruk, malah banyak yang sengaja menghabiskan waktu dan uang untuk mengubah rambut lurus jadi lebih bergelombang. Namun bagaimana dengan yang terjadi secara sendirinya dan malah tidak rata? Berikut ciri-ciri rambut keriting sebagian yang mungkin dialami para wanita Rambut keriting di bagian akar dan tumbuh lurus ke bawah. Rambut lurus di bagian akar dan tumbuh keriting ke bawah. Rambut keriting sebagian dan secara tidak merata. Kondisi rambut yang saling tidak rata ini bisa saja membuat penampilan terasa lebih kurang ideal, terutama jika kalian mendambakan kondisi rambut yang teratur dan mudah ditata. Selain lebih sulit ditata, para wanita juga jadi lebih sulit meminta model atau style rambut tertentu saat ingin memotong rambut. Untuk mengatasinya, sebaiknya mengetahui penyebab rambut keriting sebagian supaya tahu cara yang tepat menangani tatanan rambut. Yuk jangan buru-buru melakukan treatment drastis yang bisa merusak kesehatan rambut. Cek dulu penyebab rambut keriting sebagian selanjutnya. Penyebab Rambut Keriting Sebagian Pertanyaan apa penyebab rambut keriting sebagian sampai kini masih terus diteliti secara ilmiah. Belum ada konklusi pasti atas penyebab rambut keriting sebagian, walaupun ada beberapa faktor umum yang bisa menjelaskan, yaitu Rambut kering & kurang lembap Jika kondisi rambut terlalu kering atau kurang lembap, maka ini artinya minyak alami rambut yang dihasilkan pada kulit kepala juga sangat sedikit jumlahnya. Akibatnya, minyak alami rambut tidak bisa menutrisi hingga ke setiap helainya dan menjadi penyebab rambut keriting sebagian. Rambut kering & kurang lembap juga bisa dipicu akibat perubahan cuaca, misalnya pada kondisi cuaca dingin yang kurang kelembapan. Akibatnya kadar air dari rambut menjadi turut berkurang dan menjadi penyebab rambut kering sebagian. Oleh sebab itu, masalah hidrasi dan minyak rambut alami sangat penting untuk menjaga agar kondisi rambut tetap lurus ternutrisi sempurna. Jika kedua syarat tersebut dipenuhi dengan baik, maka kondisi rambut bisa menjadi lembut sempurna dan lurus berkilau alami. Terlalu sering terpapar panas suhu tinggi Berbicara soal rambut, memang tidak jauh-jauh dari yang namanya styling tools atau alat penata rambut. Mulai dari alat pengering rambut, catokan atau pembuat keriting semua sudah sering diakses wanita sebagai alat kebutuhan sehari-hari. Namun perlu diingat, terlalu sering menggunakan styling tools sangat berpotensi menyebabkan kondisi rambut yang kering dan rusak. Kondisi ini akan semakin intens jiak diperparah dengan penggunaan styling tools ala salon profesional dan menjadi penyebab rambut keriting sebagian atau seluruhnya. Heat damage atau kerusakan akibat suhu tinggi bisa terjadi ketika panas melubangi lapisan pelindung rambut. Selain itu, suhu tinggi juga secara langsung menyerap seluruh kadar air pada helai rambut. Sedangkan agar rambut senantiasa halus lembut pastinya membutuhkan kondisi kelembapan yang berimbang. Akibat penggunaan perawatan berbahan kimia keras Bukan rahasia lagi jika penggunaan produk dengan bahan kimia bisa berakibat buruk bagi tubuh. Termasuk bagi rambut, perawatan berbahan kimia seperti mewarnai atau mengubah tekstur rambut meluruskan, mengeriting dll bisa berefek mengeringkan rambut dan jadi penyebab rambut keriting sebagian secara jangka panjang. Bukan hanya perawatan berbahan kimia keras di salon, sangat penting bagi setiap wanita untuk mempelajari bahan-bahan kimia yang terdapat pada perawatan sehari-hari juga. Produk seperti sampo dan kondisioner, serta perawatan tambahan seperti tonik rambut, masker dan sejenisnya juga butuh diperhatikan agar tidak jadi penyebab rambut keriting sebagian dari pemakaian rutin jangka panjang. Kurangnya perawatan rambut yang tepat Secara umum, penyebab rambut keriting sebagian memang tidak bisa terpisah dari rutinitas perawatan rambut yang tepat. Mulai dari kebiasaan menangani rambut, memilih produk yang tepat, hingga melindungi rambut dari paparan polusi dan sinar UV menjadi hal yang menjaga kondisi kesehatan rambut. Para wanita yang lebih sering menjaga kondisi rambut seperti rutin memotong pada waktunya, menghindari mencuci rambut dengan air panas, sering melakukan deep conditioning, masker rambut dan sebagainya memiliki risiko perubahan rambut yang tidak diinginkan. Jika ingin menghindari penyebab rambut keriting sebagian, pastikan sudah melakukan perawatan rambut yang tepat sehari-harinya. Faktor genetik Faktor genetik memegang peran penting di balik penyebab rambut keriting sebagian. Secara spesifik, genetik menentukan bentuk dari folikel rambut sehingga hasilnya bisa berbeda-beda dari satu orang ke orang lain. Setiap helai rambut manusia terbentuk dari protein yang disebut kreatin yang terdiri dari asam amino. Tergantung dari komposisi asam amino ini, rambut bisa tumbuh lurus, ikal, keriting biasa atau keriting padat. Jika bentuk folikel rambut tebal dan bulat, maka sebagian asam amino tersebut akan berjarak lebih jauh sehingga rambut yang tumbuh juga jadi lebih lurus. Sebaliknya jika folikel rambut rata dan tipis, maka komposisinya jadi lebih cenderung saling mengikat dan rambut yang tumbuh akan menjadi keriting. Penyebab rambut keriting sebagian atau seluruhnya akibat genetik termasuk hal yang bersifat lahiriah. Jika gen keriting lebih dominan, maka rambut otomatis akan lebih cenderung keriting dan juga sebaliknya. Menariknya lagi, faktor genetik ini juga bisa terjadi melewati usia anak-anak dimana sebelumnya gen ini tidak aktif dan baru berubah saat menuju remaja atau dewasa. Faktor hormonal Dalam tubuh wanita sepanjang hidupnya, banyak terjadi perubahan secara hormonal yang tidak dihindari. Sebut saja pubertas, kehamilan, menopause dan faktor lain yang bisa merubah kondisi tubuh, misalnya perubahan tekstur kulit, naik turunnya berat badan, dan termasuk juga menjadi penyebab rambut keriting sebagian. Beberapa hormon yang berkaitan dengan penyebab rambut keriting sebagian antara lain Thyroxine & Triiodothyronine Kedua hormon ini diproduksi oleh kelenjar tiroid tubuh dan secara klinis berhubungan dengan hal-hal seperti tekstur rambut dan perubahan volume rambut. Jika ada gangguan pada kelenjar tiroid, maka tubuh akan kekurangan kedua hormon tersebut dan menyebabkan rambut jadi kering dan mudah patah. Sedangkan kelebihan kedua hormon tiroid ini akan menyebabkan rambut menjadi tipis, berminyak dan mudah patah. Androgen Androgen merupakan hormon seks pada pria dan bertanggungjawab atas karakteristik maskulin pada seseorang. Meski demikian, hormon androgen terdapat juga pada jenis kelamin wanita dan bisa berubah di masa pubertas. Akibatnya hormon ini juga berpengaruh pada kondisi rambut seseorang, dimana folikel rambut berubah dari rata menjadi bulat dan akibatnya menjadi penyebab rambut keriting sebagian. Insulin Hormon yang bertanggungjawab atas kadar gula, namun juga telah dibuktikan secara klinis berkaitan dengan masalah perubahan pada rambut - termasuk alopecia atau kebotakan dini secara mendadak. 4 Tips Mengatasi Rambut Yang Keriting Sebagian Halodoc, Jakarta - Setiap bayi terlahir dengan membawa ciri khas dan karakteristik masing-masing. Pun halnya dalam hal jenis rambut. Ada yang terlahir dengan rambut lurus, ikal, dan juga keriting. Bervariasinya jenis rambut tersebut biasanya sudah terlihat sejak masih bayi. Lalu, faktor apa saja sih yang memengaruhi jenis rambut seseorang? Sejak dalam kandungan, rambut pada bayi sebenarnya sudah mulai tumbuh. Akar rambut biasanya terbentuk sejak janin berusia 8 minggu, dan terus berkembang hingga lahir. Rambut bayi ketika baru lahir ini dinamakan velus. Namun, rambut ini bukanlah rambut tetap, karena akan rontok dengan sendirinya dalam rentang waktu beberapa bulan setelah lahir, dan akan digantikan dengan rambut tetap. Tumbuhnya rambut bayi pun begitu bervariasi, ada yang begitu lahir tumbuh dengan lebat, ada yang tipis dan nyaris botak. Jenis rambutnya pun berbeda-beda, ada yang lurus, ada yang agak ikal, dan ada juga yang keriting. Bicara tentang jenis rambut, 3 faktor inilah penentunya 1. Gen Faktor genetik merupakan faktor utama yang memengaruhi ciri fisik seorang anak. Pun halnya dalam hal jenis rambut. Seorang anak biasanya akan memiliki rambut ikal, jika kedua orangtuanya juga memiliki rambut ikal, dan sebaliknya jika orangtua memiliki rambut yang lurus, maka hampir tidak mungkin anak yang terlahir dari keduanya memiliki rambut yang keriting. Hal ini pun telah dibuktikan melalui berbagai penelitian. Salah satunya adalah yang dilakukan oleh para peneliti dari University College London. Mereka mencoba mengidentifikasi penyebab berbagai perbedaan jenis rambut manusia. Mulai dari mengapa seseorang bisa berambut keriting, lurus, dan ikal, serta mengapa warna dan ketebalan rambut orang bisa berbeda-beda. Dalam penelitiannya itu, sekitar orang dari berbagai suku dan ras dari Amerika Selatan dilibatkan sebagai objek penelitian, untuk mengidentifikasi gen apa yang memengaruhi jenis, warna, dan ketebalan rambut seseorang. Setelah meneliti berbagai jenis rambut tersebut, tim peneliti menemukan berbagai gen yang ternyata dapat mempengaruhi bentuk rambut di tubuh seseorang. Gen bernama IRF4, adalah yang mempengaruhi munculnya uban serta warna rambut. peneliti menyatakan bahwa gen ini membantu mengatur produksi dan penyimpanan melanin di tubuh, yang merupakan pigmen yang mempengaruhi warna rambut, kulit maupun warna mata. Selain gen tersebut, peneliti juga menemukan gen yang dinamakan PRSS53, yang dapat mempengaruhi keriting atau lurusnya rambut; EDAR, yang mempengaruhi ketebalan jenggot; FOXL2, mempengaruhi ketebalan alis; serta PAX3 yang menyebabkan seseorang memiliki alis yang menggandeng. 2. Penampang Rambut Jenis rambut seseorang juga dipengaruhi oleh bentuk spasial rambut, yang juga bergantung pada penampang melintang dan cara pertumbuhannya. Penampang rambut adalah pola berbentuk elips atau melingkar, yang mempengaruhi arah tumbuh dan jarak antara tiap helai rambut. Setiap orang memiliki penampang rambut yang berbeda, sehingga mempengaruhi bentuk rambut seseorang. Penampang rambut seseorang, sangat erat kaitannya dengan ras. Rambut orang Asia cenderung lebih lurus karena bentuk penampang rambutnya hampir bulat dan cenderung rata. Sementara itu, rambut orang Afrika tersusun dari penampang rambut yang agak gepeng dan lebih halus sehingga membentuk rambut keriting yang ringletnya bisa membentuk lingkaran ketat dengan diameter hanya beberapa milimeter. Berbeda lagi dengan rambut orang Kaukasia. Rambut Kaukasia jauh lebih bervariasi dan karena penampang rambutnya membentuk elips yang kurang menonjol maka rambut mereka dapat sangat beragam, mulai dari lurus, agak bergelombang, atau bahkan keriting. 3. Faktor Geografis Manusia itu berevolusi. Sama halnya dengan warna kulit, jenis rambut setiap orang juga dipengaruhi oleh faktor geografis atau lingkungan di mana ia tinggal, lalu keadaan lingkungannya akan membentuk bagaimana rupa rambut tersebut. Ketika dia melanjutkan keturunan, bentuk rambut seperti itulah yang akan muncul di keturunannya. Contohnya, rambut lurus sangat jarang ada di Afrika, serta bermacam-macam warna rambut bisa kita temukan di dunia barat. Itulah beberapa hal yang memengaruhi jenis rambut seseorang. Jika kamu memiliki masalah seputar rambut dan membutuhkan diskusi dengan ahlinya, jangan ragu untuk menggunakan fitur contact doctor pada aplikasi Halodoc, yang bisa dilakukan lewat Chat atau Voice/Video Call. Dapatkan juga kemudahan membeli obat secara online, kapan saja dan di mana saja, hanya dengan download aplikasi Halodoc di Apps Store atau Google Play Store. Baca juga 6 Tips Merawat Rambut Keriting Lakukan 4 Cara Ini untuk Merawat Rambut yang Kering 5 Tips Merawat Rambut Tipis

pada manusia rambut keriting dominan terhadap rambut lurus